Profil PT Marga Mandalasakti


PT Marga Mandalasakti yang saat ini memiliki brand name ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak, berdiri pada tanggal 4 Oktober 1989 di Jakarta dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 1 April 1990. Perseroan mengoperasikan ruas Jalan Tol Tangerang-Merak sepanjang 72,45 Km yang menghubungkan Tangerang Barat sampai Merak, ujung barat Pulau Jawa. Jalan tol ini melalui 3 wilayah yaitu Tangerang, Serang, dan Cilegon.

Jalan Tol Tangerang-Merak dibangun secara bertahap melalui skema Build, Operate and Transfer (BOT) pada tahun 1992 sampai dengan 1996. Kegiatan Perseroan adalah sebagai pelaksana pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan Jalan Tol Tangerang-Merak.

Pemegang saham mayoritas Perseroan adalah PT Astratel Nusantara (Astra Infra), anak perusahaan PT Astra International Tbk, yang menjalankan bisnis di bidang infrastruktur, dengan kepemilikan sebesar 79,3%. Pemegang saham lainnya adalah 16,0% Capital Holding Investment ltd., PT Jasamarga (Persero) Tbk. 1,94%, PT Hanurata 1,4%, Krakatau Steel (Persero) 0,47%, PT Taspen (Persero) 0,45%, dan Yayasan Sarana Jaya 0,27%.

Jalan Tol Tangerang - Merak memiliki 9 Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Cikupa, Balaraja Timur, Balaraja Barat, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, Cilegon Barat, dan Merak. Pada 9 gerbang ini terdapat 89 lajur transaksi, dimana 21 diantaranya merupakan Gardu Tol Otomatis (GTO). Tersedia layanan pendukung bagi pengguna jalan tol antara lain: 5 unit Ambulance, 5 unit kendaraan Layanan Lalu Lintas, 14 unit kendaraan Derek, 2 unit Kendaraan Rescue dan 1 unit Rescue Truck, serta 2 unit Kendaraan Manlift. Untuk dapat memberikan informasi kepada pengguna jalan, dipasang 17 Variable Message Sign (VMS), dan 45 unit closed-circuit television (CCTV) untuk memonitor keadaan di jalur. Dipasang juga 1.666 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) dan 70 unit Lampu Peringatan. Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) tersedia di KM 68 dan KM 43 arah Merak dan KM 68 dan KM 45 arah Jakarta.

Perseroan senantiasa berusaha memberikan yang terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya layanan terbaik kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Dengan demikian diharapkan keberadaan jalan tol ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya dan mendukung pengembangan perekonomian Indonesia khususnya Provinsi Banten dan sekitarnya baik pada sektor industri, perdagangan maupun pariwisata.